Pindah ke Amerika Modal Nekat
Gue sering mendengar kalimat ini sejak pindah ke Amerika:
“Wah, lo nekat abis ya.”
Biasanya gue hanya mencoba untuk tersenyum. Karena males nerangin. Panjang soalnya. Apakah kalimatnya salah? Tidak. Hanya tidak lengkap aja.
Keberanian itu krusial untuk mencoba sesuatu yang baru. Jadi memang dibutuhkan. Tapi kalau pertanyaannya adalah apakah berani saja cukup untuk pindah ke Amerika? Tidak.
Ada semacam, apa ya, romantisasi tentang pindah negara. Seolah-olah itu adalah soal nekat, lalu hidup otomatis naik level. Kenyataannya jauh lebih sederhana dan membumi. Dan, berat.
Pindah ke negara lain, harus berurusan dengan urusan visa, aturan dan dokumen imigrasi, biaya hidup yang tidak masuk akal, asuransi kesehatan (yang juga tidak masuk akal), sewa rumah atau apartemen, dan banyak lagi.
Jangan lupa: segala macam ketidakpastian.
Nah, keberanian saja tidak akan menghapus semua itu.
Tentang Pindah Secara Ilegal
Gue tidak merekomendasikan pindah ke negara lain secara ilegal.
Bukan dari posisi menghakimi, tapi dari realitas. Risikonya nyata, lo akan hidup dalam ketidakpastian (yang legal aja hidupnya gak pasti), pilihan kerja terbatas (itu juga kalau ada), tekanan mental yang terus-menerus, resiko tertangkap dan di deportasi. Stressful banget lah, sumpah.
Namun di sisi lain, kita juga harus jujur, orang datang ke Amerika dengan alasan dan jalan yang berbeda-beda. Tidak semua cerita migrasi lahir dari jalur sekolah atau karier. Ada yang datang untuk belajar atau bekerja. Ada yang mengikuti keluarga. Ada pula yang datang karena keadaan memaksa. Namanya juga realitas, hampir selalu tidak ideal.
Yang jarang dibicarakan adalah tidak ada jalur pindah ke Amerika, atau negara apapun sih sebenarnya, yang benar-benar mudah. Setiap jalur punya harga. Visa pelajar datang dengan biaya dan tekanan akademik dengan standar yang tinggi. Visa kerja datang dengan ketergantungan pada employer. Jalur keluarga datang dengan sisi emosionalnya sendiri.
Jadi kalau berani saja tidak cukup, lalu apa yang sebenarnya dibutuhkan?
Menurut gue: persiapan terutama memahami sistem, alasan yang jujur tentang kenapa ingin pindah, dan kesiapan untuk kehilangan sesuatu demi mendapatkan sesuatu yang lain.
Jadi, Apakah Berani Saja Cukup?
Tidak.
Tapi jika keberanian itu digabung dengan perencanaan, kesabaran, legalitas, dan penerimaan terhadap kenyataan, maka mungkin, mungkin, itu cukup untuk memulai.
Bukan untuk menjamin sukses. Tapi untuk sekedar bertahan di negara Paman Sam. 🇺🇸



