Nonton Band di Amerika
Dari pertama gue dikenalkan dengan Rully (Suaka), gue terobsesi untuk nonton konser band di Amerika. Dia duluan berimigrasi ke negara Paman Sam selulus SMA di tahun 1992, gue menyusul dua puluh lima tahun kemudian. Ya cita-citanya sama, mau nonton band.
Konser pertama yang gue lihat sesampai di Amerika adalah Slayer di San Jose. Waktu itu gue masih tinggal di daerah Seattle, Washington. Merinding rasanya. Terus gue pindah ke San Jose di tahun 2019. Saat itu gue masih mikir kalau di Amerika mau nonton band, ya pergi ke festival dong. Karena itu yang gue tahu. Selama tinggal di Indonesia, gue ke luar negeri untuk nonton band ya di festival. Selain lebih populer, juga karena bisa nonton banyak band sekali pergi. Jadi ongkos lebih murah. Tahu sendiri berapa biaya pergi ke luar negeri dari Indonesia.
Festival yang band-bandnya gue suka, dan yang terdekat dari San Jose, yang rutin dan besar hanya Aftershock. Tiketnya untuk satu weekend sekitar $1,000. Gak murah, tapi itu paket yang nyaman dan banyak akses. Tapi gue urung setelah melihat dos and don’ts nya. Gila banyak banget larangannya. Gak boleh bawa tas lah, gak boleh bawa kamera lah… ini lah, itu lah. Gue yang… Ini festival apa penjara ya. Beda dengan festival di Eropa yang jauh lebih longgar keamanannya. Setidaknya gue selalu bisa menyelundupkan bir puluhan kaleng tiap=tiap mengunjungi festival di sana. Dari situ gue mikir, ah… nggak deh.
Setelah tinggal beberapa lama di San Jose, yang daerah metropolitan-nya disebut San Fransisco Bay Area, baru gue perhatikan konser-konser kelas club dan gedung konser kecil. Kebanyakan di San Fransisco, sekitar satu jam pakai mobil lewat tol, atau sejam lebih sedikit naik kereta listrik, dari tempat gue di San Jose. Nah di situ lah gue menemukan kenikmatan nonton konser di Amerika, yaitu konser di club.
Gedung seperti The Fillmore, The Warfield dan UC Theater di Berkeley jadi lokasi utama band-band yang lewat ketika menjalankan tur ke California Utara (California terbagi jadi tiga: California Selatan dengan kota-kota utama: Los Angeles dan San Diego, California Tengah: Sacramento, dan California Utara: San Fransisco, Oakland dan San Jose). Gue nonton Prong, Biohazard, Fear Factory, Machine Head, Refused, Quicksand, Helmet, Cro-Mags, Ville Valo di sana. Menyenangkan banget nonton konser di club yang kecil. Penontonnya tentu gak sebanyak penonton di festival, tapi hampir bisa dipastikan semua yang berada di situ memang fans. Jadinya konser terasa lebih intim.
Sampai saat ini tiap gue datang ke gedung konser gue masih mencubit gue sendiri sambil berkata dalam hati, Ini beneran ya gue ada di sini, mau nonton konser band?”. Masih belum percaya gue seberuntung ini.



