Memulai Newsletter
Gue sudah berulangkali memulai inisiatif newsletter. Sayangnya gak konsisten dan kurang serius. Hasilnya nihil. Projeknya tidak pernah kelar dan berhenti di tengah jalan. Akhir-akhir ini, seperti gue sampaikan di Instagram Reel ini, gue ingin mulai serius mendokumentasikan hidup gue dan berbagi cerita.
Tampaknya membuat video di social media saja tidak cukup. Setidaknya tidak akan cukup untuk jangka panjang. Dan memulai newsletter hingga menjadi sesuatu yang rutin, menarik dan berguna, juga akan memakan waktu.
Jadi, gue mulai saja. Untuk platform, tadinya gue mikir pakai email newsletter platform tradisional seperti Mailchimp. Tapi tampaknya Ghost, Substack, Medium dan sejenisnya lebih menarik. Karena tidak hanya newsletter, tetapi gue juga bisa punya website. Istilahnya menyelam sambil minum Vodka.
Kontennya? Bisa macam-macam. Yang terpikir sekarang adalah tulisan, video, foto dan sejenisnya tentang hidup di California. Ini adalah fase hidup gue yang paling menarik dan paling banyak tantangannya. Jadi bagus buat kesehatan gue kalau dibagi sama orang-orang, baik masa ceria maupun masa suramnya.
Okay, untuk intro nggak usah panjang. Ini saja cukup. Newsletter-nya sudah dimulai. Silahkan berlangganan ya. Nanti gue kirim email dari LA, tempat gue tinggal sekarang, kalau sudah.


